Prigi Watulimo Trenggalek +62 856-4873-4332 minmodel.prigi@gmail.com
Selamat Datang!

Madrasah Ibtidaiyah Negeri Satu Trenggalek

Terwujudnya Madrasah Yang Islami, Unggul dan Berbudaya Lingkungan

img

Sambutan Kepala Madrasah.

Selamat datang di Website Resmi Madrasah Ibtidaiyah Negeri 1 Trenggalek. Kami ucapkan terima kasih atas kunjungan Bapak/Ibu, para orang tua, peserta didik, maupun masyarakat umum yang ingin mengenal lebih dekat profil dan aktivitas madrasah kami. MIN 1 Trenggalek merupakan madrasah unggulan yang berkomitmen membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga berkarakter Islami, peduli terhadap lingkungan, serta siap menghadapi tantangan zaman melalui pembelajaran berbasis digital. Website ini kami hadirkan sebagai jendela informasi sekaligus sarana komunikasi yang terbuka bagi semua pihak. Semoga kunjungan Anda membawa manfaat dan semakin mempererat tali silaturahmi antara madrasah dengan masyarakat.

Kepala MIN 1 Trenggalek

Supanut, M.Pd.I

KUNJUNGI MADING ONLINE KAMI

Menampilkan Berbagai Karya dan Kreativitas siswa-siswi MIN 1 Trenggalek
Berita
MIN1TRENGGALEK

Lengkap Sudah! Setelah Gelar Lebaran Yatim dan Aksi Peduli Lingkungan, Ratusan Siswa MIN 1 Trenggalek Larut dalam Istighosah Bersama Penutup Rangkaian 1 Muharram

Lengkap Sudah! Setelah Gelar Lebaran Yatim dan Aksi Peduli Lingkungan, Ratusan Siswa MIN 1 Trenggalek Larut dalam Istighosah Bersama Penutup Rangkaian 1 Muharram TRENGGALEK (18 Juni) – MIN 1 Trenggalek sukses menutup seluruh rangkaian kegiatan dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H. Setelah sebelumnya berhasil memikat perhatian publik lewat aksi sosial “Lebaran Yatim dan Disabilitas” pada 15 Juni, serta aksi ekologis “APEL (Aksi Peduli Lingkungan)” di Pantai Prigi pada 17 Juni kemarin, hari ini (18/06) pihak madrasah menggelar agenda pamungkas berupa Istighosah Bersama. Suasana khidmat dan religius begitu terasa di area madrasah. Ratusan siswa

Read More »
Berbagai Kegiatan MINSAGA

Video MIN 1 Trenggalek.

Kita MINSAGA Berprestasi Berakhlak Berkualitas

Dukungan terbaik kami lakukan demi siswa-siswi dapat mengeksplor diri, mengembangkan, untuk mendapatkan prestasi terbaiknya dari berbagai bidang keahlian.

MIN 1 Trenggalek telah menunjukkan dirinya sebagai institusi pendidikan madrasah yang progresif dan inovatif, berkat kepemimpinan Bapak Supanut M.PdI. Berawal dari Madrasah Wajib Belajar (MIWB) pada tahun 1962, madrasah ini telah mengalami transformasi dan penyesuaian nama hingga resmi menjadi MIN 1 Trenggalek pada tahun 2016. dan kini mengusung visi “Islami, unggul, dan berbudaya lingkungan,” yang tercermin dalam setiap aspek operasionalnya. Dengan dukungan 36 guru dan 624 siswa pada tahun ajaran 2024-2025, MIN 1 Trenggalek aktif mengembangkan berbagai program inovatif di luar kurikulum standar. Program-program seperti Ngaku Salah (Ngaji Sehari Satu Halaman), Sakura (Periksa Rambut dan Kuku), Madin (Madrasah Diniah) dengan metode Ummi, serta inisiatif Jati Diri (Munajat Hati Untuk Mendapat Ridho Ilahi) dan Arisan Gabah (Syiar Islam Sambang Warga Madrasah), semuanya dirancang untuk memperkuat karakter, spiritualitas, dan kedisiplinan siswa secara holistik.

Komitmen MIN 1 Trenggalek terhadap keunggulan juga terlihat dari beragamnya kegiatan ekstrakurikuler yang ditawarkan, mulai dari seni seperti hadrah, public speaking tiga bahasa, Tari, Pencak Silat, Kaligrafi, Melukis, Menyanyi, Tilawatul Quran, hingga olahraga seperti bulutangkis, catur, Bola Voli, Tenis Meja, Atletik, memberikan ruang bagi pengembangan bakat siswa. Berbagai prestasi gemilang telah diraih, termasuk juara di KSM Matematika, Porseni, Pramuka GMSR, dan Olimpiade Bahasa Inggris nasional, menegaskan kualitas pendidikan di madrasah ini. Lebih lanjut, sebagai madrasah digital, MIN 1 Trenggalek berinvestasi pada fasilitas pembelajaran modern seperti proyektor LCD dan router internet di setiap kelas, memastikan integrasi teknologi yang maksimal untuk menciptakan lingkungan belajar yang interaktif dan relevan dengan tantangan masa kini.

“Hendaknya segera mempergunakan masa muda dan umurnya untuk memperoleh ilmu, tanpa terpedaya oleh rayuan “menunda-nunda” dan “berangan-angan panjang”, sebab setiap detik yang terlewatkan dari umur tidak akan tergantikan.”
K. H. Hasyim Asyari
"Iman tanpa ilmu bagaikan lentera di tangan bayi. Namun ilmu tanpa iman, bagaikan lentera di tangan pencuri."
Buya Hamka